Skip navigation

Bruxism atau gigi gemeretuk terjadi ketika antara satu gigi dan gigi lain bergesekan. Gigi gemerutuk terjadi ketika seseorang tidur dan tindakan itu tanpa kendali.

Penyebab pasti penyakit ini belum diketahui secara pasti. Namun diduga berkaitan dengan stres. Faktor lain yang dapat memicu antara lain, posisi tidur, kemampuan merilekskan diri, dan kebiasaan tidur.

Gejala:

– depresi

– gangguan makan

– sakit telinga (karena sendi rahang berdekatan dengan saluran telinga)

– insomnia

– panas dingin

– sensitif pada rasa manis

Perawatan:

Tujuan pengobatan adalah mengurangi rasa sakit, mencegah kerusakan permanen pada gigi, dan mengurangi menggerutukan gigi.

Untuk membantu meringankan nyeri, ada langkah-langkah perawatan yang dapat dilakukan di rumah. Sebagai contoh:

– kompres pada rahang yang sakit

– menghindari makan kacang, permen atau steak

– minum air putih sebanyak mungkin

– mengurangi stres

– memijat otot-otot leher, bahu dan wajah.

Sumber: dari berbagai sumber.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: