Skip navigation

Tidak lama lagi, para pemilik kendaraan di seluruh dunia akan merasakan bagaimana berkendara di atas ban kendaraan berbahan baku serat kayu. Ban tersebut nantinya akan lebih murah, performa lebih baik, tahan panas dan mampu mengurangi konsumsi bahan bakar.

Baru-baru ini para peneliti dari Oregon State University berhasil menemukan bahwa kristal mikro selulosa berpotensi menggantikan penggunaan sebagian silika sebagai reinforcing filler, pada proses pembuatan ban kendaraan. Pada penelitian tersebut, penggunaan selulosanya mencapai 12%.

Kristal mikro selulosa dapat dengan mudah dibuat dari hampir setiap jenis tumbuhan. Selama ini, serat selulosa hanya dipergunakan sebagai penguat pada produk-produk karet seperti sabuk pengaman, selang dan bahan isolasi. Sebagai bahan penguat ban, biasanya digunakan carbon black dan silika. Carbon black dan silika sifatnya sangat keras, sehingga mengurangi efisiensi bahan bakar kendaraan.

Sedangkan kristal mikro selulosa, diproduksi dari bahan yang terbarukan, jauh lebih murah, ringan dan mudah didapat. Kristal mikro selulosa dihasilkan dengan proses hidrolisa asam, dengan biaya produksi yang relatif lebih murah. (eurekaalert)

sumber referensi :
http://anekailmu.blogspot.com/2009/09/ban-masa-depan-ban-kendaraan-berbahan.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: